Banjir dapat terjadi ketika hujan deras, luapan air, atau kondisi lingkungan menyebabkan air menggenang dan masuk ke area yang ingin dilindungi. Karena itu, menghadapi banjir tidak hanya dilakukan ketika air sudah datang, tetapi juga melalui persiapan sebelum kondisi tersebut terjadi.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menyiapkan FloodLock barrier penahan genangan yang dapat diaktifkan dengan air dan digunakan untuk membantu menahan serta mengendalikan aliran air banjir.

mengapa perlu mangantisipasi banjir?
Ketika air mulai masuk ke suatu area, waktu untuk melakukan persiapan biasanya menjadi lebih terbatas. Barang-barang harus dipindahkan, akses masuk perlu diamankan, dan area yang berpotensi terdampak harus segera di tangani.
Dengan melakukan pesiapan lebih awal, Anda dapat mengetahui area mana yang perlu dilindungi dan menyiapkan perlengkapan yang sesuai sebelum kondisi menjadi sulit dikendalikan. FloodLock dapat menjadi salah satu bagian dari persiapan tersebut.
1. kenali area yang berpotensi terkena genangan dan banjir
Langkah pertama adalah mengetahui dari mana air berpotensi masuk.
Periksa beberapa area seperti:
- Pintu utama rumah
- Pintu garasi
- Pintu samping atau belakang
- Akses menuju gudang
- Area dengan permukaan lebih rendah
- Jalan masuk dan akses kendaraan
- Area oprasional atau fasilitas usaha
Perhatikan juga arah aliran air ketika hujan deras. Area yang menjadi jalur masuk atau berkumpulnya air dapat menjadi titik prioritas untuk dipersiapkan.
2. tentukan area yang perlu dilindungi
Tidak semua bagian area membutuhkan perlindungan yang sama. Tentukan titik yang memiliki risiko lebih tinggi dan prioritaskan area tersebut.
Misalnya, pada rumah, pintu utama dan garasi dapat menjadi titik yang perlu diperhatikan. Pada area usaha, perlindungan dapat difokuskan pada pintu gudang, akses produksi, ruang penyimpanan, atau area yang memiliki peralatan penting.
Dengan menentukan titik perlindungan sejak awal, Anda dapat memperkirakan jumlah dan jenis FloodLock yang diperlukan.
3. siapkan floodlock sebelum dibutuhkan
FloodLock sebaiknya disimpan sebagai bagian dari perlengkapan kesiapsiagaan banjir. Produk dalam kondisi kering memiliki bentuk yang ringkas sehingga mudah disimpan dan dipersiapkan ketika belum digunakan.
Pastikan FloodLock disimpan di tempat yang kering, terlindungi dari kelembapan, dan tetap dalam kondisi kemasan yang baik. Dengan demikian, produk dapat lebih mudah ditemukan dan digunakan ketika dibutuhkan.
4. tempatkan floodlock di titik yang sudah ditentukan
Ketika terdapat indikasi genangan atau kebutuhan untuk membuat perlindungan sementara, letakkan FloodLock pada area yang telah ditentukan. Posisikan produk mengikuti bertumpuk untuk membentuk barrier.
Sementara itu, Floodock Long memiliki desain memanjang yang dapat digunakan untuk area yang membutuhkan cakupan perlindungan cukup panjang.
5. AKTIFKAN DENGAN AIR
FloodLock dirancang untuk aktif ketika terkena air, produk dapat diaktifkan dengan cara direndam selama kurang lebih dalam hitungan menit atau disiram dengan air secara merata hingga material penyerap di dalamnya mengembang.
Proses ini membuat FloodLock berubah dari kondisi ringkas menjadi bentuk yang lebih besar dan mengembang, sehingga siap digunakan sebagai barrier pelindung.
Sebelum proses pemasangan cek dan periksa kembali supaya gel di dalam merata.
6. susun menjadi barrier
Setelah aktif, FloodLock dapat disusun sesuai kebutuhan area, untuk FloodLock tipe Bag produk dapat disusun bertumpuk atau menyerupai susunan batu bata untuk membentuk barrier.
Untuk FloodLock tipe Long, produk dapat diletakkan memanjang mengikuti garis area yang ingin dilindungi. Tujuannya adalah membentuk penghalang banjir sementara untuk menahan dan mengendalikan genangan agar tidak langsung meluas ke area yang ingin dilindungi.
7. lindungi area yang menjadi prioritas
FloodLock dapat digunakan pada berbagai area yang berpotensi terdampak genangan, seperti:
Rumah:
- Pintu masuk
- Garasi
- Area halaman
- Akses samping rumah
Bisnis dan Komersial:
- Pintu Toko
- Garasi
- Area penyimpanan
- Akses operasional
Industri:
- Area produksi
- Pintu fasilitas
- Gudang bahan
- Area operasional
Fasilitas Umum
- Akses masuk
- Area pelayanan
- Titik dengan risiko genangan
Pemilihan area perlindungan tetap perlu di seusaikan dengan kondisi lokasi dan arah datangnya air banjir.
Floodlock sebagai bagian dari kesiapsiagaan banjir
Mengantisipasi banjir bukan berarti menunggu sampai air masuk kemudian mencari solusi. Persiapan dapat dilakukan dengan mengenali titik rawan, menentukan area prioritas, menyiapkan perlengkapan, dan mengetahui cara penggunaannya.
FloodLock memberikan alternatif perlindungan sementara yang dapat dipersiapkan sebelum kondisi darurat terjadi.
Dengan material yang ringan dan menjadi berat saat aktif, FloodLock meyerap air dan mengembang untuk digunakan sebagai barrier yang membantu menahan dan mengendalikan genangan air dan banjir.
siap sebelum banjir datang
Banjir mungkin tidak dapat diprediksi secara pasti, tetapi kesiapan menghadapi banjir dapat dilakukan lebih awal. kenali area yang berisiko. Tentukan titik perlindungan, simpan FloodLock di tempat yang tepat dan pastikan Anda mengetahui cara mengaktifkannya.
Lihat lebih lanjut tutorial
Ketika dibutuhkan, cukup aktifkan dengan air, ratakan, kemudian susun menjadi barrier pada area yang ingin dilindungi.
Mulai persiapkan perlindungan anda
Jangan menunggu air masuk untuk mulai bersiap, Siapkan FloodLock sekarang dan tentukan area yang ingin Anda lindungi.